Jumat, 04 November 2011

Kriteria pemimpin ideal menurut Islam

Menurut imam Al Mawardi untuk menjadi pemimpin ideal diperlukan kriteria sebagai berikut:
1.     Seorang pemimpin harus memiliki sifat adil
2.     Memiliki pengetahuan untuk mengatur persoalan-persoalan yang terkait dengan persoalan berbangsa dan bernegara.
3.     Sehat panca indranya seperti pendengaran, penglihatan dan lisannya sehingga seorang pemimpin dapat mengetaui persoalan-persoalan secara langsung, bukan dari informasi atau omongan orang lain yang kadang belum tentu benar adanya.
4.     Sehat anggota badan dari kekurangan, sehingga memungkinkan dia untuk bergerak lebih lincah, cepat dan tidak loyo. Dalam hal ini iman Al mawardi dengan tegas mensyaratkan bahwa seorang pemimpin itu secara fisik harus sehat indranya terutama mata, telinga dan lidahnya. Begitu pula serang pemimpin harus sehat anggota tubuhnya, sehingga memungkinkan untuk mengetahui persoalan atau peristiwa secara langsung dan bergerak lebih cepat.


5.     Seorang pemimpin harus memiliki visi dan misi yang jelas, bagaimana memimpi dan mengatur Negara atau organisasi secara berstruktur, sehingga ada prioritas tertentu , mana yang perlu ditangani terlebih dahulu dan mana yang dapat ditunda sementara.
6.     Pemimpin harus memiliki keberanian dan kekuatan
7.     Syarat terakhir untuk menjadi pemimpin menurut imam Al Mawardi harus keturunan kuraisy. Syarat yang ketujuh ini nampaknya didasarkan pada bunyi teks hadis nabi yang artinya”para pemimpin atau imam-imam harus keturuna kuraisy”(hadis riwayat imam Ahmad dari Anas bin Malik)
Namun menurut ibnu Huldun ( wafat 808 H) dalam kitab muqaddimah hadis tersebut sebenarnya dapat dipahami secara kontekstual bahwa hak pemimpin bukan pada etnis kuraisynya, melainkan pada kemampuan dan kewibawaannya. Pada masa nabi orang yangmemiliki persyaratan sebagai pemimpin dan dipatuhi oleh masyarakat yang dipimpin adalah dari kalanga kuraisy. Oleh sebab itu, apabila suatu saat ada orang dari suku kuraisy mempunyai kemampuan dan kewibawaan untuk memimpin, maka ia dapat ditetapkan sebagai pemimpin termasuk kepala Negara. Demikian beberapa pandangan imam Abu Hasan bin Habib Al Mawardi (364-450 H) mengenai imamah dan syarat pemimpin ideal.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar